mesin Mercedes AMG GT Dokter Mobil

Masalah Mesin Mercedes-AMG GT

Daftar isi konten

Masalah mesin Mercedes-AMG GT menjadi masalah terbaru yang menimpa supercar ini. Perusahaan telah menerima keluhan tentang masalah ini sejak Oktober 2015, meskipun belum ditentukan apakah ada kecelakaan atau cedera. Perusahaan juga telah menerima dua keluhan di Jepang dan Arab Saudi tentang masalah yang sama, tetapi tidak mengumumkan penarikan. Perusahaan sekarang menarik kendaraan yang terkena dampak, dengan penggantian driveshaft serat karbon gratis.

Mesin Mercedes-AMG GT

mesin Mercedes AMG GT Dokter Mobil

Beberapa mobil memiliki masalah dengan mesin mereka. Masalah yang paling umum adalah kebocoran oli di ruang mesin. Kebocoran oli ini dapat menyebabkan mesin mati, meningkatkan risiko kebakaran. Masalah lain adalah dengan sistem kelistrikan. Beberapa pemilik mobil ini telah melaporkan bahwa kabel transmisi otomatis di dalam kendaraan dapat rusak, menyebabkan mesin mati. Situasi ini meningkatkan risiko kecelakaan. Mercedes-AMG GT 63 juga memiliki masalah dengan program stabilitas elektronik (ESP), yang juga rentan terhadap kesalahan.

Pada tahun 2020, AMG GT 63 mengalami kebocoran oli yang berdampak pada powertrain mesin. Ini dapat menyebabkan masalah pengapian. Bengkel Model lain dari AMG GT 63 mengalami masalah dengan sistem kelistrikan. Kabel pada transmisi otomatis dapat rusak, menyebabkan mesin mati dan meningkatkan risiko kecelakaan. Pada pertengahan 2020, masalah pada program stabilitas elektronik (ESP) mobil dapat menyebabkan mobil mogok.

Mercedes-AMG GT diketahui mengalami masalah pada mesinnya, dan ini adalah alasan paling umum untuk masalah ini. Namun, beberapa dari masalah ini lebih serius daripada yang lain, dan beberapa kendaraan bahkan dapat mogok. Misalnya, beberapa mobil tidak dapat memenuhi persyaratan emisi karena kurangnya performa mesin. Jika Anda memiliki AMG GT 2014, kesalahan pada program stabilitas elektronik dapat menyebabkan mesin mati.

Masalah mesin ini mempengaruhi sejumlah model. Beberapa model AMG GT 63 mengalami kebocoran oli di ruang mesin. Kebocoran oli juga dapat menyebabkan penghentian darurat dan potensi kecelakaan. Pertengahan tahun 2020, Mercedes-AMG GT 63 terkena masalah dengan program stabilitas elektroniknya. Terlepas dari masalah yang telah dilaporkan hingga saat ini, masalah tersebut masih disebabkan oleh kesalahan perangkat lunak, dan perusahaan sekarang berusaha untuk memperbaikinya.

Pemilik Mercedes-AMG GT telah melaporkan masalah ini selama berbulan-bulan. Pabrikan belum mengeluarkan pernyataan tentang masalah ini, tetapi pembuat mobil menolak berkomentar lebih lanjut. Keandalan kendaraan ini luar biasa, dan tidak ada masalah yang diketahui dengan mesin. Meski kehandalannya dipertanyakan, mobil ini tetap menjadi mobil yang bagus bagi banyak orang. Mobil memiliki tingkat keandalan yang tinggi, dan banyak keluhan telah diajukan tentang masalah ini.

Masalahnya melibatkan driveshaft serat karbon. Driveshaft serat karbon adalah komponen serat karbon. Cacat di area ini akan menyebabkan roda belakang kehilangan torsi, yang menyebabkan potensi kecelakaan kendaraan. Masalah ini disebabkan oleh kegagalan perekat antara flensa belakang dan poros penggerak. Jika ikatan ini gagal, pengemudi akan kehilangan kendali atas mobil, tetapi mungkin tidak dapat menghentikannya.

Akibatnya, pabrikan menghadapi masalah kualitas dengan mesinnya. Isu tersebut memang tidak separah masalah emisi yang mendera mobil, namun masih menjadi masalah bagi sebagian konsumen. NHTSA mengatakan bahwa masalahnya adalah driveshaft serat karbon dan flensa belakang. Driveshaft serat karbon dapat diganti, tetapi tidak disarankan sampai masalahnya diperbaiki. Ini adalah masalah serius, yang berarti pemilik harus segera membawa kendaraan ke mekanik untuk diperiksa.

Masalah mesin AMG GT mempengaruhi roda depan dan belakang. Mobil memiliki pengontrol putar dan touchpad. AMG GT dilengkapi dengan sistem infotainment COMAND. Sistem navigasi mudah dioperasikan oleh tim AMG-AMG. Sistem infotainment COMAND adalah salah satu fitur terpenting di mobil ini. Navigasi GPS, kemudi dan sistem pengereman sangat penting untuk keselamatan kendaraan.