Screenshot 14

cara membersihkan sampah di laptop

Salah satu faktor penyebab laptop lemot adalah terjadinya penumpukan file sampah pada harddisk. File sampah yang dimaksud adalah file-file sisa yang ditinggalkan oleh program aplikasi yang telah dihapus sebelumnya, temporary, maupun file yang tersimpan pada recycle bin

Nah, jika terjadi penumpukan file sampah dan cache secara terus-menerus pada harddisk, tentu akan menguras kapasitas harddisk. Dampak jangka panjangnya adalah laptop akan terasa lemot, lola, bahkan error.

Untuk itu bagi anda yang komputernya sudah mulai terasa lambat, anda perlu membersihkan file sampah secara rutin, minimal sebulan sekali. Bagaimana caranya? berikut langkah-langkah cara membersihkan sampah di laptop Cara Membersihkan Sampah di Laptop Setelah itu, kamu akan mendapatkan pop-up, lalu tekan ‘YES’ saja. Aplikasi atau program yang dihapus biasanya akan tersimpan sebagai sampah di Recycle Bin.

Berikut adalah cara membersihkan sampah di Recycle Bin:

  1. Klik Start, lalu cari aplikasi ‘Recycle Bin’.
  2. Pilih file sampah yang ingin dihapus.
  3. Klik kanan pada file, lalu pilih ‘Delete’.
  4. Jika kamu ingin menghapus semuanya, cari ‘Recycle Bin’ pada desktop atau menekan tombol kombinasi Windows + D pada keyboard.
  5. Klik kanan pada ikon Recycle Bin.
  6. Pilih ‘Empty Recycle Bin’.

Cara Menghapus Sampah di Laptop Windows 10 Lewat Disk Cleanup Tool

Setiap perangkat penyimpanan di laptop, pastinya memiliki aplikasi bawaan Disk Cleanup. Berikut ini adalah tutorial cara membersihkan sampah di laptop:

  • Klik Start.
  • Ketik Disk Cleanup di fitur pencarian dan tekan ‘Enter’.
  • Pilih drive yang ingin dibersihkan. Dalam beberapa kasus, drive Windows(C 🙂 adalah file yang paling banyak menampung sampah.
  • Pilih OK, lalu tunggu aplikasi untuk mendeteksi sampah.
  • Tekan ‘OK’ untuk menghapus sampah.
  • Cara Membersihkan Laptop Agar Tidak Penuh Sementara

Temporary file dapat kamu bersihkan dari laptop melalui menu ‘Settings’ secara otomatis. berikut adalah caranya:

  1. Pilih menu Settings, lalu pilih System.
  2. Pilih menu Storage yang berada di panel sebelah kiri.
  3. Hidupkan saklar di bawah Storage.
  4. Pilih ‘Configure Storage Sense’ or ‘Run it Now’.
  5. Dibawah tulisan temporary files, pilih ‘Delete temporary files that my apps aren’t using’.
  6. Pilih frekuensi dalam daftar di bawah temporary files. Pada fitur ini, kamu akan memilih seberapa sering Windows menghapus temporary filesyang berada di Recycle Bin dan folder Downloads.
  7. Pilih ‘Clean Now’ untuk membersihkan sampah.