Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /var/www/vhosts/cateringsumedang.com/theworldmadestraightmovie.com/wp-content/plugins/seo-redirection-premium/custom/lib/cf.SR_redirect_manager.class.php on line 100
Bagaimana Cara Mengatasi Balita Susah Makan?
Bagaimana Cara Mengatasi Balita Susah Makan

Bagaimana Cara Mengatasi Balita Susah Makan?

Mengurusi balita kadang menjadi hal yang sulit, khususnya saat makan. Karena nafsu makan yang naik turun membuat sebagian besar orang tua merasa emosi. Kebanyakan tidak tahu cara mengatasi balita susah makan yang baik dan benar sehingga membuat anak pun enggan atau trauma ketika waktunya makan tiba.

Sebagai permulaan, ketika Anda ingin mengajaknya makan, maka jangan pernah berharap berlebihan bahwa si kecil akan menuruti semua keinginan Anda. Ada kalanya ia akan merengek, merajuk dan tidak suka dengan makanan yang disajikan. Tapi itu bukan berarti alasan untuk marah dan memaksanya.

Berikut ini akan dijelaskan sedikit mengenai cara untuk mengatasi anak yang sering rewel saat makan. Apa saja? Yuk simak!

1. Biarkan si Kecil Bereksplorasi

Biasanya balita ingin selalu mencoba hal baru, termasuk dalam hal makan. Mereka ingin makan sendiri yang mana seringnya tidak diperbolehkan oleh para orang tua. Padahal dengan cara tersebut bisa saja ia semakin semangat untuk menyantap menu yang ada di hadapannya.

Jangan pernah melarang anak untuk melakukan eksplorasi di usianya yang masih balita. Selama itu masih dalam tahap aman. Tetaplah pantau di dekatnya agar dan tidak perlu peduli meski ia makannya berantakan, karena hal itu masih bisa dibersihkan ketika selesai nanti.

2. Ajak Makan Bersama

Nah, cara ini kadang juga bisa jadi sangat ampuh untuk meningkatkan nafsu makan si kecil. Anda perlu mengajaknya makan bersama, misalnya sesekali makan dalam satu piring yang sama. Anak yang sudah balita tentunya sudah bisa memakan menu yang sedikit kasar dan sayur-sayuran.

Tunjukkan padanya bahwa Anda juga ikut makan, nanti dengan sendirinya ia akan menghabiskan makanan tersebut. Asal tidak ada paksaan, tidak ada perintah untuk cepat mengunyah, maka anak akan nyaman dengan suasana yang demikian dan semakin lahap.

3. Hindari Makan Junk Food atau Camilan

Junk food tentu saja tidak baik untuk kesehatan anak, jadi jangan memberikannya terlalu sering. Meskipun mengenyangkan, tapi tak ada gizi yang bisa didapatkan anak. Sebaiknya berikan ia makanan-makanan sehat seperti buah dan sayur yang diolah sedemikian rupa supaya tampak menarik.

Hindari juga memberikan camilan beberapa jam ketika hampir tiba waktunya makan. Harus ada jeda supaya anak tidak kenyang duluan. Saat anak sudah kenyang duluan, maka ia akan sulit menghabiskan makanan di piringnya. Maka jangan lupa juga untuk memberikan porsi kecil supaya tidak sia-sia saat ternyata si kecil tidak menghabiskannya.

Penerapan cara mengatasi balita susah makan tidak semudah teori. Karena pada praktiknya tentu saja melibatkan emosi, tapi memang itulah perjuangan dalam mengurusi si kecil. Sehingga orang tua harus memperbanyak stok sabar agar anak bertumbuh dengan baik.